17.3 DIGITAL-ANALOG CONVERTER



1. Tujuan  [kembali]
    -  Mahasiswa dapat memahami karakteristik pengkondisi sinyal DAC
    -  Mahasiswa dapat merancang rangkaian pengkondisi sinyal DAC
    -  Mahasiswa dapat merangkai pengkondisi sinyal DAC
    -  Mahasiswa dapat menganalisa rangkaian pengkondisi sinyal DAC
2. Alat dan bahan [kembali]


  •  Alat
     - AVO meter Digital atau Analog 
       alat pengukur Arus,Tegangan dan Hambatan yang bersifat analog dan memadukan prinsip kerja elektromagnetik dan mekanis. ketika mendapatkan sinyal,selanjutnya sinyal tersebut dibandingkan dan ditampilkan dalam bentuk simpangan jarum penunjuk.
  • Bahan 
      - Trainer DAC 
        DAC yang mempunyai 8 bit input, dengan metode konversi rangkaian R-2R Ladder, dengan ketelitian (1/256).






- Jumper
     connector (penghubung) sirkuit elektrik yand digunakan untuk menghubungkan atau memutus hubungan pada suatu sirkuit. Jumper juga digunakan untuk melakukan setting pada papan elektrik seperti motherboard komputer.

  3. Dasar Teori [kembali]
    Digital To Analog Converter (DAC) adalah pengubah kode/ bilangan digital menjadi tegangan keluaran analog. DAC banyak digunakan sebagai rangkaian pengendali (driver) yang membutuhkan input analog; seperti motor AC maupun DC, tingkat kecerahan pada lampu, Pemanas (Heater) dan sebagainya. Umumnya DAC digunakan untuk mengendalikan peralatan aktuator. Dari dua jenis DAC diatas, sudah banyak terdapat DAC yang terintegrasi menjadi suatu serpih (IC) yang mudah dalam penggunaannya.

4. Prinsip Kerja [kembali]
   Prinsip kerja dari DAC merupakan kumpulan beberapa saklar yang diberi masukan paralel. Kemudian dari saklar itu akan diperoleh keluaran analog dari bit-bit masukan yang berupa nilai 1 atau nol.

5. Gambar Rangkaian [kembali]

6. Video Rangkaian [kembali]




Tidak ada komentar:

Posting Komentar