1. Tujuan [kembali]
- Dapat memahami karakreristik dari rankaian PHOTOCONDUCTIVE CELLS
- Dapat membuat rangkaian PHOTOCONDUCTIVE CELLS
- Menentukan sifat fotokonduktivitas suatu bahan semikonduktor.
2. Alat dan bahan [KEMBALI]
- Sel Fotokonduktor
- Resistor
- Power Supply
- Sumber cahaya
- Kabel
- Multimeter
Fotokonduktivitas adalah fenomena optik dan listrik di dalam suatu material yang menjadi lebih konduktif ketika menyerap radiasi elektromagnetik seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet, sinar inframerah, atau radiasi gamma. Fenomena fotokonduktivitas dapat dilihat pada bahan polimer (isolator) yang mempunyai sifat energi yang sama dengan bahan semikonduktor. Fotokonduktor pada dasarnya adalah sebuah resistor yang sensitif terhadap cahaya. Ketika intensitas cahaya yang datang besar maka resisntasi akan bernilai kecil. Berkas cahaya dengan energi foton hv lebih besar dari energi gap akan diserap oleh fotokonduktor yang akan membangkitkan pasangan elektron-hole sehingga akan mengubah konduktivitas semikonduktor[1]. Fotokonduktivitas mengikuti prinsip kerja dari efek fotolistrik.
Cadmium Sulfide adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia CdS. Materila CdS berwarna kuning dan merupakan salah satu bahan semikonduktor II-IV yang banyak diaplikasikan pada piranti optoelektronik. Bahan CdS merupakan paduan dua bahan semikonduktor Cd dan S yang membentuk konduksi tipe-n. CdS memiliki band gap menengah yaitu sebesar 2,42 eV yang membentuk kristal dengan struktur wurtzire (heksagonal) yang merupakan fase yang stabil pada temperatur ruang. CdS dapat bertransformasi menjadi kubik sebagai hasil dari proses peningkatan temperatur substrat[2]. Karakteristik CdS terhadap tegangan listrik bervariasi, diketahui bahwa ketika sel fotokonduktivitas CdS memiliki warna merah dan warna hijau akan menghasilkan arus listrik yang meningkat sebanding dengan tegangan.
4. Prinsip Kerja[KEMBALI]
Energi yang jatuh pada sel fotokonduktif akan menyebabkan perubahan tahanan sel. Apabila permukaan alat ini gelap maka tahanan alat menjadi tinggi. Ketika menyala dengan terang tahanan turun pada tingkat harga yang rendah.
5. Video [KEMBALI]
6. Link Download [KEMBALI]
Energi yang jatuh pada sel fotokonduktif akan menyebabkan perubahan tahanan sel. Apabila permukaan alat ini gelap maka tahanan alat menjadi tinggi. Ketika menyala dengan terang tahanan turun pada tingkat harga yang rendah.
5. Video [KEMBALI]
6. Link Download [KEMBALI]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar